Sabtu, 19 September 2015

Cara Menginstall Debian dengan menggunakan Vmware

Saya akan mengajarkan kalian untuk menginstal Debian dengan menggunakan VMware 

Caranya :
1. Buka Vmware workstation
2. Klik bagian 'Create a New Virtual Machine'

3. Pilih typical configuration 'Typical(recommended)' lalu klik next
4. Masukkan iso debian ke bagian 'Installer disc image file(iso)' . Klik browse untuk mencari iso yang anda simpan , lalu klik next.

5. Masukkan virtual machine name (flashlight)

6. Masukkan ukuran harddisk , lalu klik next

7. Pilih cutomize hardware

8. Pilih bagian network adapter , lalu ubah network connectionnya menjadi 'Host-only' , lalu close

9. Lalu klik finish

10. Lalu akan muncul gambar seperti gambar berikut ini :
    lalu klik power on pada bagian yang ditandai kotak pink

11. Lalu masuk ke debian , pilih install

12. Pilih bahasa yang diinginkan

13. Pilih nama negara

14. Pilih keyboard layout yang diinginkan

15. Untuk setting IP secara manual pillih pilihan No

16. Pilih 'Configure network manually' pada bagian network configuration method

17. Masukkan IP Address : 192.168.1.16 lalu klik continue

18. Setelah itu akan muncul netmask : 255.255.255.0 lalu klik continue

19. Pada bagian gateway tidak perlu diisi apa-apa

20. Lalu pada bagian 'Name Server Addresses' akan muncul IP Address anda lalu klik continue

21. Masukkan Hostname : flashlight

22. Masukkan domain name : ashley.net

23. Masukkan root password

24. Masukkan lagi sekali passwordnya , lalu klik continue

25. Masukkan nama lengkap user

26. Isikan username anda untuk dijadikan account

27. Masukkan password untuk user

28. Masukkan ulang passwordnya

29. Pilih zona waktu yang anda ingikan

30. Pilih metode partisi yang diinginkan

31. Pada bagian 'Guided Partisioning' tinggal tekan tombol enter

32. Buat sebuah partisi kosong 1 pada device ini ,klik yes

33. Untuk memilih partisi , pilihlah seperti yang sudah ditandai dibawah

34. Lalu ada muncul bagian partition disk , pilih 'create a new partition'

35. Lalu masukkan ukuran partisi, lalu continue

36. Pilih tipe untuk partisi baru , pilih primary

37. Pilih lokasi untuk partisi baru  , pilih beginning

38. Pada bagian paritition setting , ubah pada bagian Use as 

39.  Lalu ubah menjadi 'Ext4 journaling file system'

40. Pada bagian Partition Setting , 'Bootable flag diubah menjadi on . Lalu done setting up the partition

41. Untuk memilih partisi  pilihlah seperti yang sudah ditandai dibawah ini

42. Lalu buat lagi partisi yang baru

43. Masukkan ukuran partisi, klik continue

44. Pada bagian type for the new partition , pilih tipe logical

45. Lalu pada bagian Partition Setting , klik enter pada bagian yang ditandai seperti gambar dibawah

46. Pada bagian how to use this partition , pilih 'swap area'

47. Selanjutnya pada bagian partition setting , pilih bagian 'Done setting up the partition'

48. Lalu pilih finish partitioning and write changes to disk

49. Setelah itu akan muncul tampilan untuk membuat partisi anda dalam bentuk disk , pilih 'No'

50. Jika muncul pertanyaan 'Scan another CD or DVD?' pilih 'No' saja

51. Setelah itu muncul pertanyaan 'Use a network mirror' pilih saja 'No'

52. Muncul lagi 'Participate in the package usage survey' pilih 'No'

53. Lalu muncul bagian 'Choose software to install' , pilih web server

54. Pilih yes untuk install GRUB boot loader

55. Proses instalasi selesai , pilih continue untuk menyelesaikan instalasi dan sistem akan direstart

56. Setelah itu akan muncul dilayar bahwa sistem di restart

57. Lalu login sebagai root 

58. Lalu ketikkan nano /etc/network/interfaces untuk ke pengaturan network

59. Ubah allow-hotplug menjadi auto lalu tekan ctrl+x untuk disave 

60. Lalu ketikkan /ect/init.d/networking restart untuk merestart networknya

61. Lalu ke virtual machine setting , bagian network adapter pillih custom lalu dibawahnya ada pilihan VMnet1(host-only) lalu klik ok

62. Lalu ke bagian Control panel di windows, dibagian network connections pilih VMware Network Adapter VMnet1 

63. Lalu klik kanan pilih properties , lalu pilih Internet Protocol version 4(TCP/IPv4) lalu ubah ipa addressnya , sebaiknya IPnya tidak sama dengan IP yang ada di debian anda

64. Lalu ke command prompt lalu ping IP yang anda masukkan pa
da debian

65. Setelah berhasil di ping , anda buka di web browser anda . Ketikkan IP anda di debian . Lalu akan muncul kalimat 'It Works!' artinya sudah berhasil


Selamat Mencoba :)















































1 komentar:

  1. sangat membantu gan
    trims info nya
    visit me komplace.blogspot.co.id

    BalasHapus